02943 2200253 4500001002100000005001500021035002000036007000300056008004100059020002200100082001800122084002400140100002800164245010400192250001100296300003200307650005600339520217500395264003602570336002102606337003002627338002302657990000902680INLIS00000000000014920240422095153 a0010-0424000148ta240422 g 0 ind  a978-602-425-027-0 a354.860 959 8 a354.860 959 8 DAR p0 aDarsono, dkkePengarang1 aPerjuangan Mendirikan Bak Sentral Republi Indonesia /cDarsono, dkk ; Desain Cover, Bank Indonesia aCet. 1 axx, 382 hal ;c21 x 14.9 cm 4aBank dan perbankan sentral Bank Indonesia - Sejarah aBank Indonesia adalah Bank Sentral Republik Indonesia yang lahir pada 1 Juli 1953 merupakan hasil perjuangan panjang bangsa Indonesia dalam menegakkan kedaulatan di bidang ekonomi. Meskipun Bank Indonesia (BI) lahir pada 1953, bank ini memiliki sejarah relatif panjang, jika diurut kembali ke belakang sampai pada tahun 1828. Tahun itu merupakan saat berdirinya De Javasche Bank (DJB), yaitu bank milik Belanda yang selama lebih dari satu abad menjadi bank sirkulasi di Hindia Belanda. Pasca kemerdekaan, Bangsa Indonesia menyadari perlunya untuk mendirikan Bank Sentral. Presiden dan Wakil Presiden RI kemudian mengeluarkan mandat untuk mendirikan suatu bank yang diberi nama Bank Negara Indonesia (BNI) melalui Peraturan Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 1946. Pembentukan BNI sebenarnya dimaksudkan untuk menjadi Bank Sentral Indonesia pada masa yang akan datang. Namun karena berbagai faktor serta berdasarkan hasil kesepakatan di dalam KMB, maka DJB disepakati sebagai Bank Sentral Republik Indonesia Serikat. Keinginan RI untuk memiliki Bank Sentral yang berdaulat, mengantarkan pada proses pengambilalihan DJB melalui proses Indonesianisasi dengan cara pembelian saham-saham DJB oleh Pemerintah RI. Berkat keseriusan Pemerintah RI untuk menegakkan kedaulatan ekonominya, Bank Indonesia lahir sebagai Bank Sentral Republik Indonesia. Buku ini secara mendalam mengungkapkan proses pembentukan DJB serta perkembangannya yang tidak dapat dilepaskan dari dinamika politik dan ekonomi yang terjadi di Negeri Belanda dan Hindia Belanda. Buku ini akan menggali data faktual yang memberikan pemahaman kepada pembaca, bahwa Bank Indonesia bukanlah warisan kolonial melainkan dilahirkan dari perjuangan bangsa dan berjuang demi kejayaan bangsa Indonesia. Buku ini hadir untuk memberikan pengetahuan yang komprehensif mengenai perjalanan sejarah BI terutama masa perubahan dari DJB menjadi BI yang di dalam penulisan sejarah perlu mendapat perhatian. Selain itu juga bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap perjuangan mendapatkan kedaulatan bangsa dalam bidang ekonomi moneter sehingga melahirkan Bank Indonesia sebagai Bank Sentral Republik Indonesia. aJakarta :bRajawali Pers,c2016 2rdacontentaTeks 2rdamediaaTanpa Perantara 2rdacarrieraVolume a1751